Seol Ha-eun selalu bingung dengan teman masa kecilnya, Yun Dojun. Meskipun sifatnya pendiam, introvert, dan auranya agak murung, Dojun jauh dari kata tidak menarik; ia memiliki fisik yang tegap dan wajah yang seharusnya mudah menarik minat romantis. Namun, anehnya, ia tetap lajang selamanya. Didorong oleh campuran kepedulian yang tulus dan rasa ingin tahu yang tak henti-hentinya, Ha-eun akhirnya mendesaknya untuk mengetahui kebenaran, hanya untuk disambut dengan pengakuan yang mengejutkan. Ternyata Dojun menderita rahasia yang melemahkan: setiap kali ia mencoba untuk berhubungan intim dengan seorang wanita, ia sama sekali tidak mampu melakukannya. Terkejut mengetahui bahwa sahabatnya adalah “pria yang bermasalah,” Ha-eun secara impulsif memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri untuk “menyembuhkan” disfungsinya. Namun, apa yang dimulai sebagai pelajaran klinis dan langsung segera berubah menjadi keterikatan yang tak terduga dan penuh gairah. Saat batasan persahabatan mereka mulai kabur, Ha-eun tanpa sadar membisikkan sebuah usulan yang berani: “Yun Dojun… apakah tidak apa-apa jika aku yang mengambil keperawananmu?”
How about we just stay
要不我们就继续当朋友吧? / Que tal se continuarmos apenas amigos? / Crossing the Line (Doyeon) / Chingukkirin Andwae? / Wie wäre es, wenn wir einfach Freunde bleiben? / Can’t Friends Do It? / Che ne dici se restiamo solo amici? / 친구끼린 안돼? / Et si on restait simplement amis ? / ¿Y qué tal si seguimos siendo solo amigos? / このまま友達のままでいようか? / Tidak Bisakah Kita Melakukannya Bersama Teman? / 구끼린 안돼? / Can't We Do It With Friends?

Bookmark
Followed by 7 people

Comment